capry
===== || SAATNYA MENGANDALKAN DIRI SENDIRI || =====
Kenapa Lagi Si....? -- (LAw Of Attraction bag.II)
Tulisan ini pengen ngelanjutin tulisan terdahulu di S I N I
Setelah kemarin (minggu - Red) menjalan kan ritual "malas malasan" seharian di kamar saya di rumah. mengulangi kembali tulisan nya Echart Tolle...dan TI dit tii dit... ..!!! Lo Koq HP ku yang bunyi ?
See Blink ! ..ngantook seh.. -- nhrm and three other miscall-- Nick' seseorang yang pernah saya save -- coba inget inget .. hmmmmm Si CIMOT ...Ada Ape neh...
Lanjut -- TING ! mending saya post buat tulisan hari ini ...sekalian ngundang "doski" (wow 80an bangeeetzz.)
ke sini ..sekalian mau tumpahin Mood hari ini yang lumayan buruk setelah perjalanan pikiranlebih tepatnya ke-sadar-an.. tadi malam
huh..jadi ingat tulisan itu lagi.. kadang serem, kadang Surprise, kadang Amazing,
YHEASS..! back to topic.
hey J..napa ga posting masalah komputer aja si ? nyang ginian bosenan tau ? katanya lo jagonya komputer.....ANSWER ; CMIIW
Didalam "sini" atau di dunia kita ato katakanlah dimensi yang lebih tinggi..ada sesuatu semacam medium yang me- mediasi kita semua ..sedemikian rupa sehingga bagaimanapun pikiran kita tidak sepantasnya memiliki keterpisahan
begitu banyak kejadian dari yang kecil
(-- kaya' buat kopi dari dispenser -- yang sedang kaya' kejadian situasional --orang orang yang ngamuk2 di kantor -- sampe kajadian besar seperti kerusuhan besar akibat pembodohan Darwinisme )
yang menginspirsi saya sehingga kadang begitu dalam memasuki proses perenungan , awalnya terasa berat mikir yang ginian tapi lama lama di iringi musik "khususnya Stevie Wonder dan Rag Doll nya Maroon + kopi susu + Sampoerna Mild" -- jadi ga Ke"beratan banget :-)
Saya pernah membaca sebuah ungkapan dalam sebuah buku bagus ;
"When your life is filled with the desire to see the holiness in every day life, something magical happens. "
Many others people outhere , who know me not in well enough,- called me ideal-is
Yups...
“Any organisation that designs a system will produce a design whose structure is a copy of the organisation’s communication structure.”
itu salah satu idiom Hukum Conway.
Sekilas mirip generalisasi sinis. Tetapi setidaknya kita bisa membayangkan bahwa pikiran atau banyak pikiran , memiliki kendali/peran menyusun suatu organisasi, juga — dengan cara berpikir yang sama — memiliki kendali menyusun bentuk produk yang dihasilkan organisasi itu.
BTW sedikit kita kilas balik perihal Tuan CONWAY ini --
Seorang John von Neumann pada 1950-an atau John Conway pada 1970-an telah mempelajari aturan sederhana dan alogaritma. Dan keduanya menemukan bahwa terkadang pendapat mereka muncul dalam bentuk sangat sederhana.
Namun sampai saat ini belum ada orang yang mengembangkan ide ini sedemikian intens dan detil seperti yang dilakukan Stephen Wolfram dengan bukunya yang kontroversial berjudul A News Kind of Science.
Buku ini bisa dibilang raksasa. Terdiri atas 1200 halaman dengan 800 kolom, 110 buah hukum Wolfram dan satu buah teori alogaritma sederhana yang mampu menjelaskan semua intrik ajaib dalam sains.
Algoritma Sederhana
Setelah kemarin (minggu - Red) menjalan kan ritual "malas malasan" seharian di kamar saya di rumah. mengulangi kembali tulisan nya Echart Tolle...dan TI dit tii dit... ..!!! Lo Koq HP ku yang bunyi ?
See Blink ! ..ngantook seh.. -- nhrm and three other miscall-- Nick' seseorang yang pernah saya save -- coba inget inget .. hmmmmm Si CIMOT ...Ada Ape neh...
Lanjut -- TING ! mending saya post buat tulisan hari ini ...sekalian ngundang "doski" (wow 80an bangeeetzz.)
ke sini ..sekalian mau tumpahin Mood hari ini yang lumayan buruk setelah perjalanan pikiran
huh..jadi ingat tulisan itu lagi.. kadang serem, kadang Surprise, kadang Amazing,
YHEASS..! back to topic.
====================> Hukum Conway <===================
Inti dari postingan terdahulu itu sebenernya gini ; Didalam "sini" atau di dunia kita ato katakanlah dimensi yang lebih tinggi..ada sesuatu semacam medium yang me- mediasi kita semua ..sedemikian rupa sehingga bagaimanapun pikiran kita tidak sepantasnya memiliki keterpisahan
begitu banyak kejadian dari yang kecil
(-- kaya' buat kopi dari dispenser -- yang sedang kaya' kejadian situasional --orang orang yang ngamuk2 di kantor -- sampe kajadian besar seperti kerusuhan besar akibat pembodohan Darwinisme )
yang menginspirsi saya sehingga kadang begitu dalam memasuki proses perenungan , awalnya terasa berat mikir yang ginian tapi lama lama di iringi musik "khususnya Stevie Wonder dan Rag Doll nya Maroon + kopi susu + Sampoerna Mild" -- jadi ga Ke"beratan banget :-)
Saya pernah membaca sebuah ungkapan dalam sebuah buku bagus ;
"When your life is filled with the desire to see the holiness in every day life, something magical happens. "
Many others people outhere , who know me not in well enough,- called me ideal-is
Yups...
“Any organisation that designs a system will produce a design whose structure is a copy of the organisation’s communication structure.”
itu salah satu idiom Hukum Conway.
Sekilas mirip generalisasi sinis. Tetapi setidaknya kita bisa membayangkan bahwa pikiran atau banyak pikiran , memiliki kendali/peran menyusun suatu organisasi, juga — dengan cara berpikir yang sama — memiliki kendali menyusun bentuk produk yang dihasilkan organisasi itu.
BTW sedikit kita kilas balik perihal Tuan CONWAY ini --
Seorang John von Neumann pada 1950-an atau John Conway pada 1970-an telah mempelajari aturan sederhana dan alogaritma. Dan keduanya menemukan bahwa terkadang pendapat mereka muncul dalam bentuk sangat sederhana.
Namun sampai saat ini belum ada orang yang mengembangkan ide ini sedemikian intens dan detil seperti yang dilakukan Stephen Wolfram dengan bukunya yang kontroversial berjudul A News Kind of Science.
Buku ini bisa dibilang raksasa. Terdiri atas 1200 halaman dengan 800 kolom, 110 buah hukum Wolfram dan satu buah teori alogaritma sederhana yang mampu menjelaskan semua intrik ajaib dalam sains.
Algoritma Sederhana
Algoritma itu sangatlah sederhana. Bayangkan sebuah jaringan, bisa sebuah papan catur atau halma. Pada barisan atas terdiri dari lingkaran putih dan sebagian lagi lingkaran hitam. Pewarnaan pada lingkaran-lingkaran di baris pertama menentukan pewarnaan pada lingkaran di baris kedua dengan aturan tertentu.
Aturan tersebut adalah, ambil satu lingkaran di baris kedua dan periksa warna di tiga lingkaran di atasnya pada baris pertama. Jika warna-warna lingkaran itu berpola putih (P), putih (P), hitam (H), PHP, PHH, HPH atau HHP, maka warna lingkaran di baris kedua adalah hitam. Jika lain maka warnanya menjadi putih. Lakukan hal yang sama pada setiap lingkaran di baris kedua dan seterusnya.
Melalui aturan serupa, warnai semua lingkaran pada baris kedua yang juga menjadi acuan dalam pewarnaan baris ketiga dan berikut. Satu baris sebelumnya menentukan hasil pewarnaan di baris selanjutnya.
Pola seperti inilah yang diyakini Wolfram menghasilkan semua penemuan di bidang biologi, kimia, fisika, psikologi, ekonomi dan pengetahuan lain. Pola ini tidak terlihat acak, biasa atau berulang. Inilah yang disebut oleh Wolfram sebagai suatu hal kompleks dalam ilmu pengetahuan.
Lebih jauh, apabila di baris pertama alogaritma tadi dipertimbangkan ada hasil nyata, gantilah lingkaran hitam dengan angka satu dan lingkaran putih dengan angka nol. Kemudian masing-masing angka itu bisa dijumlahkan dalam proses komputasi yang membentuk satu nomor biner yang berhubungan satu sama lain.
Pola sederhana ini disebut otomatisasi seluler satu dimensi yang membentuk semua kalkulasi yang oleh Wolfram dikatakan layak menampilkan semua perhitungan masuk akal.
”Pola ini serupa dengan komputer ‘universal’ yang melalui pengkodean mampu melebihi kerja komputer termasuk di antaranya program word prossesor yang saya pakai,” begitu komentar Wolfram dalam bukunya yang dilengkapi dengan 973 ilustrasi itu.
Pandangan mengenai komputer universal yang dikemukakan Wolfram pernah pula dipelajari ilmuwan seperti Conway atau Turing.
Namun 110 teori yang dikemukakan lelaki kelahiran London 1959 ini dalam buku besarnya yang menggemparkan ini benar-benar sederhana dan mudah dimengerti.
Ia mengambil kesimpulan dari teori tersebut dan ratusan teori lain yang menjadi bahan pertimbangan para ilmuwan lain. Ilmuwan lain bisa saja menghabiskan lebih banyak energi agar mencapai kemajuan program. Padahal jika melalui pola pikir Wolfram, hasil itu bisa didapat dengan interaksi kompleks yang menjadi fenomena di dunia sains.
Buku A New Kind of Science ini juga mengetengahkan prinsip kesamaan komputasional yang terdiri atas segala hal menyangkut proses, artifisial, alam, yang tidak dengan sederhana bisa muncul melalui komputer universal.
Pada kenyataannya, pendekatan polimatik yang dilakukan Wolfram merupakan bagian menarik dari buku ini. Program sederhana yang ditawarkannya dapat dipakai untuk menjelaskan mengenai ruang dan waktu, matematika, keinginan bebas dan persepsi yang bisa mengklarifikasi beberapa penemuan biologi, fisika dan sains lain.
Buku ini juga menjelaskan bagaimana alam semesta sebagai penampakan kompleks dapat menghasilkan teori fisika yang mengembangkan aturan-aturan sederhana bagi perbaruan kebesaran alam semesta.
==========================================================================
Eniweiiiiiiii........................
ternyata semua ini sederhana kan ?
mmmmmmmm ...............
Selanjutnya saya akan membahas bagaimana keterkaitan pikiran kita
dengan belenggu belenggu buatan kita sendiri -- hubungan tehnikal bukan semacam abstaksi kabur rada spiritual getooo.... yups saya akan menyelesaikan apa yang saya telah mulai.....
So Dont Miss it
- Bersambung
Aturan tersebut adalah, ambil satu lingkaran di baris kedua dan periksa warna di tiga lingkaran di atasnya pada baris pertama. Jika warna-warna lingkaran itu berpola putih (P), putih (P), hitam (H), PHP, PHH, HPH atau HHP, maka warna lingkaran di baris kedua adalah hitam. Jika lain maka warnanya menjadi putih. Lakukan hal yang sama pada setiap lingkaran di baris kedua dan seterusnya.
Melalui aturan serupa, warnai semua lingkaran pada baris kedua yang juga menjadi acuan dalam pewarnaan baris ketiga dan berikut. Satu baris sebelumnya menentukan hasil pewarnaan di baris selanjutnya.
Pola seperti inilah yang diyakini Wolfram menghasilkan semua penemuan di bidang biologi, kimia, fisika, psikologi, ekonomi dan pengetahuan lain. Pola ini tidak terlihat acak, biasa atau berulang. Inilah yang disebut oleh Wolfram sebagai suatu hal kompleks dalam ilmu pengetahuan.
Lebih jauh, apabila di baris pertama alogaritma tadi dipertimbangkan ada hasil nyata, gantilah lingkaran hitam dengan angka satu dan lingkaran putih dengan angka nol. Kemudian masing-masing angka itu bisa dijumlahkan dalam proses komputasi yang membentuk satu nomor biner yang berhubungan satu sama lain.
Pola sederhana ini disebut otomatisasi seluler satu dimensi yang membentuk semua kalkulasi yang oleh Wolfram dikatakan layak menampilkan semua perhitungan masuk akal.
”Pola ini serupa dengan komputer ‘universal’ yang melalui pengkodean mampu melebihi kerja komputer termasuk di antaranya program word prossesor yang saya pakai,” begitu komentar Wolfram dalam bukunya yang dilengkapi dengan 973 ilustrasi itu.
Pandangan mengenai komputer universal yang dikemukakan Wolfram pernah pula dipelajari ilmuwan seperti Conway atau Turing.
Namun 110 teori yang dikemukakan lelaki kelahiran London 1959 ini dalam buku besarnya yang menggemparkan ini benar-benar sederhana dan mudah dimengerti.
Ia mengambil kesimpulan dari teori tersebut dan ratusan teori lain yang menjadi bahan pertimbangan para ilmuwan lain. Ilmuwan lain bisa saja menghabiskan lebih banyak energi agar mencapai kemajuan program. Padahal jika melalui pola pikir Wolfram, hasil itu bisa didapat dengan interaksi kompleks yang menjadi fenomena di dunia sains.
Buku A New Kind of Science ini juga mengetengahkan prinsip kesamaan komputasional yang terdiri atas segala hal menyangkut proses, artifisial, alam, yang tidak dengan sederhana bisa muncul melalui komputer universal.
Pada kenyataannya, pendekatan polimatik yang dilakukan Wolfram merupakan bagian menarik dari buku ini. Program sederhana yang ditawarkannya dapat dipakai untuk menjelaskan mengenai ruang dan waktu, matematika, keinginan bebas dan persepsi yang bisa mengklarifikasi beberapa penemuan biologi, fisika dan sains lain.
Buku ini juga menjelaskan bagaimana alam semesta sebagai penampakan kompleks dapat menghasilkan teori fisika yang mengembangkan aturan-aturan sederhana bagi perbaruan kebesaran alam semesta.
==========================================================================
Eniweiiiiiiii........................
ternyata semua ini sederhana kan ?
mmmmmmmm ...............
Selanjutnya saya akan membahas bagaimana keterkaitan pikiran kita
dengan belenggu belenggu buatan kita sendiri -- hubungan tehnikal bukan semacam abstaksi kabur rada spiritual getooo.... yups saya akan menyelesaikan apa yang saya telah mulai.....
So Dont Miss it
- Bersambung
No Currents - Wajib kommen BrO..
Profile
Recent Visitors
Bookmarks
Spread Firefox
spiritual